Daurah Fiqhiyyah Ma’had Hidayatullah Batu: Mempelajari Dasar-Dasar Keislaman Bersama Ustadz Wahyu Dwi Prasetyo, Lc.

Pada hari Senin hingga Rabu, 13–15 Oktober 2025, Ma’had Hidayatullah Batu kembali menggelar kegiatan Daurah Fiqhiyyah bersama Ustadz Wahyu Dwi Prasetyo, Lc. Daurah kali ini mengkaji kitab klasik Sullamut Taufiiq dan menjadi bagian dari agenda rutin tahunan yang selalu dinantikan para santri dan mahasiswa.

Kegiatan yang berlangsung di bangunan baru Ma’had Hidayatullah Batu ini terdiri dari 12 sesi pembahasan, dengan satu sesi khusus untuk peserta akhwat. Peserta berasal dari kalangan mahasiswa, mahasiswi, serta para ustadz dan ustadzah yang turut mengikuti dengan antusias.

Selama pelaksanaan, suasana daurah berjalan lancar, penuh semangat, dan ilmiah. Ustadz Wahyu menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai penjelasan yang aplikatif dan mendalam. Para peserta pun aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan semangat besar mereka dalam menuntut ilmu fiqih.

Salah satu peserta, Insan, mahasiswa semester 3, berbagi kesan:

“Alhamdulillah, setelah mengikuti Daurah Fiqhiyyah, saya merasa bahwa ilmu fiqih sangat bermanfaat untuk kehidupan sekarang dan yang akan datang. Daurah juga sangat menyenangkan bersama Ustadz Wahyu. Semoga ke depan ada lagi kegiatan seperti ini.”

Senada dengan itu, Aziz, mahasiswa semester 1, juga menyampaikan:

“Alhamdulillah, setelah mengikuti daurah ini pengetahuan saya bertambah. Saya jadi bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, serta lebih berhati-hati terhadap perkara yang syubhat.”

Dengan semangat dan antusiasme para peserta, kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembelajaran dan penguatan keilmuan di Ma’had Hidayatullah Batu. Melalui daurah-daura semacam ini, semoga tumbuh generasi yang memahami fiqih dengan baik, beradab dalam menuntut ilmu, dan mampu mengamalkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari.

Mari terus semangat menuntut ilmu! Semoga di tahun-tahun mendatang, Ma’had Hidayatullah Batu dapat kembali menghadirkan daurah-daurah bermanfaat yang menambah kedalaman ilmu dan keberkahan amal.

 

~Nasrul Aziz~