Sanadisasi Matan Tajwid

Sanadisasi Matan Tajwid

Target : Mahasantri yang telah menguasai teori tajwid dasar dan ingin mendapatkan sanad keilmuan yang bersambung hingga ke Rasulullah ﷺ.

Program Sanadisasi Matan Tajwid merupakan program premium bagi mahasantri yang ingin mendalami ilmu tajwid secara otentik melalui jalur sanad (rantai periwayatan). Program ini mempelajari matan-matan tajwid klasik seperti Matan Tuhfatul Athfal, Matan Al-Jazariyyah, dan Matan Fathul Mannan dengan metode syarah dan halaqah ilmiah. Sanad menjadi penanda bahwa ilmu tajwid yang dipelajari tidak sekadar teori, melainkan warisan nabawi yang harus dijaga kemurniannya.

Pelaksanaan program ini berlangsung selama 2 semester dengan sistem kitabah dan halaqah intensif satu kali per minggu (3 jam). Setiap mahasantri wajib menyetorkan bacaannya langsung di hadapan musnid (guru bersanad) yang telah memiliki ijazah sanad hingga ke Imam 'Ashim atau riwayat lainnya. Materi yang dipelajari mencakup 77 hukum tajwid terperinci, perbedaan riwayat Hafs dan Syu'bah, serta praktik tashih (koreksi bacaan) dengan standar qiraat sab'ah.

Keunggulan program ini adalah adanya proses sanadisasi formal di akhir masa belajar. Setelah mahasantri lulus ujian lisan dan tulis yang sangat ketat, mereka akan mendapatkan ijazah sanad yang bersambung hingga ke Rasulullah ﷺ melalui jalur periwayatan yang tercatat secara akademik. Ijazah ini menjadi legitimasi bahwa pemiliknya berhak mengajarkan ilmu tajwid kepada orang lain. Program ini bekerja sama dengan lembaga sanad nasional dan asatidz dari Timur Tengah.

Target program ini adalah menghasilkan guru tajwid bersanad yang dapat menjadi penggerak dakwah bil quran di masyarakat. Lulusan program ini direkomendasikan untuk menjadi instruktur tajwid di institusi pendidikan atau membuka halaqah sendiri. Persyaratan masuk: sudah hafal minimal 5 juz dan lulus tes tajwid dasar dengan nilai minimal 80.

Kembali
MAHABA

Kampus Hidayatullah Batu

WhatsApp